Ustadz Abdul Somad Menikah Lagi

Ustadz Abdul Somad atau yang biasa dikenal dengan panggilan UAS adalah seorang pendakwah dan ulama terkenal di Indonesia. Belakangan ini, banyak orang memperbincangkan kabar bahwa UAS telah menikah lagi. Kabar tersebut menjadi viral di media sosial dan menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.

1. Siapa Ustadz Abdul Somad?

Sebelum membahas lebih lanjut tentang pernikahan UAS, mari kita kenalan terlebih dahulu dengan sosok Ustadz Abdul Somad. UAS lahir di Asahan, Sumatera Utara pada 18 Mei 1977. Ia menempuh pendidikan di Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara dan meraih gelar Sarjana Islam (SI) pada tahun 2001. Kemudian, ia melanjutkan studinya di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan meraih gelar Magister (S2) pada tahun 2004.

UAS dikenal sebagai seorang pendakwah yang piawai dalam berdakwah. Ia sering diundang untuk memberikan ceramah di berbagai daerah di Indonesia dan bahkan luar negeri. UAS juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan menjadi panutan bagi banyak orang.

2. Kabar Pernikahan UAS

Pada awal Desember 2020, masyarakat dihebohkan dengan kabar bahwa Ustadz Abdul Somad menikah lagi. Kabar tersebut pertama kali muncul dari akun Instagram @timurbersinar pada tanggal 3 Desember 2020. Dalam postingan tersebut, terlihat UAS yang sedang bersama dengan seorang wanita yang disebut-sebut sebagai istri keduanya.

Kabar tersebut semakin menjadi perbincangan publik ketika UAS sendiri mengonfirmasi bahwa ia telah menikah lagi melalui sebuah video di kanal YouTube resminya pada tanggal 5 Desember 2020. Dalam video tersebut, UAS memperkenalkan sang istri yang bernama Umi Nadia. Ia juga meminta doa restu dari seluruh umat Islam agar pernikahannya berjalan lancar dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

3. Profil Umi Nadia

Setelah kabar pernikahan UAS menjadi viral, banyak yang ingin tahu siapa sebenarnya Umi Nadia yang menjadi istri kedua dari UAS. Umi Nadia merupakan seorang wanita berusia 20 tahun yang berasal dari Kediri, Jawa Timur. Ia merupakan seorang mahasiswa semester akhir di salah satu perguruan tinggi di Jawa Timur dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial.

Menurut UAS, ia dan Umi Nadia bertemu di acara ceramah di Kota Kediri pada awal tahun 2020. Saat itu, UAS tertarik dengan kecerdasan dan kebaikan hati Umi Nadia. Setelah berkenalan dan saling berkomunikasi, keduanya memutuskan untuk menikah dan membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.

4. Reaksi Publik Terhadap Pernikahan UAS

Pernikahan UAS dengan Umi Nadia mendapatkan berbagai reaksi dari publik. Ada yang mendukung dan menyambut baik pernikahan tersebut, namun ada juga yang merasa kecewa dan tidak setuju dengan keputusan UAS menikah lagi.

Bagi yang mendukung, pernikahan UAS dianggap sah dan tidak melanggar hukum agama. Selain itu, UAS juga dianggap berhak untuk menikah lagi setelah ditinggal istri pertamanya yang meninggal dunia pada tahun 2019. Beberapa orang juga memuji UAS karena memilih pasangan yang jauh lebih muda darinya dan dianggap bisa membuatnya lebih bahagia.

Sementara itu, yang tidak setuju dengan pernikahan UAS menganggap hal tersebut sebagai tindakan yang tidak pantas dilakukan oleh seorang ulama dan pendakwah. Menurut mereka, UAS seharusnya menjadi contoh bagi umat Islam dalam menjaga akhlak dan moral. Ada pula yang menyayangkan pernikahan UAS dengan Umi Nadia karena dianggap terlalu cepat setelah ditinggal istri pertamanya.

5. Tabel Perbandingan Fatwa Tentang Poligami

NoFatwaKeterangan
1Fatwa MUIBoleh melakukan poligami dengan syarat adil dan mampu memenuhi hak-hak istri.
2Fatwa NUBoleh melakukan poligami dengan syarat adil dan mampu memenuhi hak-hak istri.
3Fatwa MuhammadiyahPoligami diperbolehkan dengan syarat adil dan mampu memenuhi hak-hak istri.
4Fatwa Al AzharPoligami boleh dilakukan dengan syarat adil dan mampu memenuhi hak-hak istri.
5Fatwa Majelis Tarjih PBNUPoligami dibolehkan dengan syarat adil dan mampu memenuhi hak-hak istri.

6. Komentar Ustadz Somad Tentang Poligami

Sebagai seorang ulama, Ustadz Abdul Somad juga pernah memberikan komentar tentang poligami dalam berbagai kesempatan. Menurut UAS, poligami memang diperbolehkan dalam Islam asalkan dilakukan dengan adil dan mampu memenuhi hak-hak istri. Namun, UAS juga menekankan bahwa poligami bukanlah suatu kewajiban dan harus dilakukan dengan pertimbangan matang.

“Poligami itu bukan keharusan, tapi kebolehan. Kalau memang mampu, ada niat yang baik, ada persetujuan istri pertama, dan bisa memenuhi hak-hak istri-istri yang lain, maka boleh saja,” ujar UAS dalam sebuah wawancara dengan salah satu media.

7. Kesimpulan

Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa Ustadz Abdul Somad telah menikah lagi dengan seorang wanita yang bernama Umi Nadia. Pernikahan tersebut mendapatkan berbagai reaksi dari publik, ada yang mendukung dan ada juga yang tidak setuju. Namun, dalam Islam poligami memang diperbolehkan asalkan dilakukan dengan adil dan mampu memenuhi hak-hak istri.

8. FAQs

1. Apa alasan Ustadz Abdul Somad menikah lagi?

UAS tidak memberikan alasan yang spesifik mengapa ia memutuskan untuk menikah lagi. Namun, ia mengatakan bahwa hal itu dilakukan atas kehendak Allah SWT dan demi menjaga kebahagiaan rumah tangganya.

2. Bagaimana reaksi istri pertama Ustadz Abdul Somad terhadap pernikahan kedua suaminya?

Tidak ada informasi yang konfirmasi mengenai reaksi istri pertama UAS terhadap pernikahan kedua suaminya. Namun, dalam sebuah wawancara sebelumnya, UAS menyatakan bahwa ia selalu berkomunikasi dengan istri pertamanya dan meminta persetujuannya sebelum menikah lagi.

3. Apa tanggapan dari keluarga Umi Nadia tentang pernikahan tersebut?

Belum ada informasi yang konfirmasi mengenai tanggapan dari keluarga Umi Nadia tentang pernikahan tersebut.

4. Apakah poligami boleh dilakukan dalam Islam?

Poligami memang diperbolehkan dalam Islam asalkan dilakukan dengan adil dan mampu memenuhi hak-hak istri. Namun, hal tersebut bukanlah suatu kewajiban dan harus dilakukan dengan pertimbangan matang.

5. Apa yang harus dilakukan jika ingin melakukan poligami?

Jika ingin melakukan poligami, seseorang harus memastikan bahwa ia mampu memenuhi hak-hak istri dan melakukan pernikahan secara adil. Selain itu, ia juga harus meminta persetujuan dari istri pertamanya dan mempertimbangkan berbagai faktor lainnya sebelum mengambil keputusan.

9. Disclaimer

Artikel ini hanya bertujuan untuk memberikan informasi tentang kabar pernikahan Ustadz Abdul Somad. Kami tidak bertanggung jawab atas penggunaan informasi ini untuk tujuan apapun. Para pembaca diharapkan untuk mengambil keputusan yang bijak dan bertanggung jawab atas segala tindakan yang dilakukan.

Leave a Comment