Pengertian Hadits Menurut Istilah

Hadits merupakan salah satu sumber hukum Islam selain dari Al-Quran. Hadits diketahui sebagai perkataan, perbuatan, atau persetujuan dari Nabi Muhammad SAW yang dijadikan sebagai pedoman dalam kehidupan umat Islam. Namun, sebelum membahas lebih lanjut tentang hadits, ada baiknya untuk mengetahui pengertian hadits menurut istilah.

Pengertian Hadits Menurut Istilah

Hadits menurut istilah adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan perkataan, perbuatan, atau persetujuan dari Nabi Muhammad SAW yang dapat dijadikan sebagai sumber hukum Islam selain dari Al-Quran. Hadits juga dapat diartikan sebagai riwayat atau keterangan tentang Nabi Muhammad SAW serta perbuatan dan ucapan beliau yang dijadikan sebagai pedoman hidup umat Islam.

Sejarah Hadits

Sejarah hadits bermula pada masa hidup Nabi Muhammad SAW. Pada saat itu, Nabi Muhammad SAW sering memberikan pelajaran keagamaan dan nasihat kepada para sahabatnya. Saat itu, para sahabat mencatat apa yang beliau sampaikan untuk dijadikan pedoman hidup mereka.

Setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW, para sahabatnya masih terus berupaya untuk menjaga dan memelihara hadits. Mereka juga melakukan pemilihan terhadap hadits yang benar-benar berasal dari Nabi Muhammad SAW dan melepaskan hadits-hadits yang diragukan keasliannya.

Pada masa Umar bin Khattab, beliau memerintahkan agar hadits-hadits yang sahih dikumpulkan dan ditulis dalam satu kitab. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam memahami hukum-hukum Islam.

Kriteria Hadits yang Sah

Untuk dapat dijadikan sebagai sumber hukum Islam, hadits harus memenuhi beberapa kriteria sebagai berikut:

1. Isnad yang jelas dan terpercaya

Isnad atau sanad adalah urutan perawi hadits yang menyampaikan hadits dari satu generasi ke generasi lainnya. Sebuah hadits dianggap sahih jika isnadnya jelas dan terpercaya.

2. Tidak bertentangan dengan Al-Quran

Hadits tidak boleh bertentangan dengan Al-Quran. Jika ada hadits yang bertentangan dengan Al-Quran, maka hadits tersebut dianggap tidak sahih.

3. Tidak bertentangan dengan akal sehat

Hadits juga tidak boleh bertentangan dengan akal sehat dan logika.

Manfaat Hadits

Hadits memiliki manfaat yang sangat besar bagi umat Islam, antara lain:

1. Menjaga keutuhan ajaran Islam

Dengan adanya hadits, umat Islam dapat menjaga keutuhan ajaran Islam dan mencegah terjadinya penyimpangan dalam memahami hukum-hukum Islam.

2. Memberikan pedoman hidup

Hadits juga memberikan pedoman hidup yang dapat dijadikan sebagai contoh dalam kehidupan sehari-hari.

3. Memperkuat keimanan

Dengan membaca dan mengamalkan hadits, umat Islam dapat memperkuat keimanan dan meningkatkan kualitas ibadah mereka.

Jenis-jenis Hadits

Berdasarkan kriterianya, hadits dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain:

1. Hadits Sahih

Hadits sahih adalah hadits yang memenuhi kriteria sebagai hadits yang benar dan dapat dijadikan sebagai sumber hukum Islam yang sah.

2. Hadits Hasan

Hadits hasan adalah hadits yang tidak memenuhi kriteria sahih, namun masih dapat dijadikan sebagai sumber hukum Islam dengan syarat dilakukan penelitian terlebih dahulu.

3. Hadits Dhaif

Hadits dhaif adalah hadits yang tidak memenuhi kriteria sahih dan hasan. Hadits ini biasanya dianggap tidak dapat dijadikan sebagai sumber hukum Islam.

Contoh Hadits

Berikut adalah contoh hadits yang sering dijadikan sebagai pedoman hidup umat Islam:

No.Hadits
1“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.”
2“Tidak sempurna iman seseorang di antara kamu sehingga dia mencintai untuk saudaranya apa yang dia cintai untuk dirinya sendiri.”
3“Sesungguhnya di dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging, jika ia baik maka baiklah seluruh tubuhnya. Jika ia buruk maka buruklah seluruh tubuhnya, ingatlah itu adalah hati.”

Kesimpulan

Dari artikel ini dapat disimpulkan bahwa hadits merupakan sumber hukum Islam selain Al-Quran yang berisi perkataan, perbuatan, atau persetujuan dari Nabi Muhammad SAW. Hadits memiliki manfaat yang besar bagi umat Islam dalam menjaga keutuhan ajaran Islam, memberikan pedoman hidup, dan memperkuat keimanan. Hadits juga dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain sahih, hasan, dan dhaif.

FAQs

1. Apa bedanya hadits dengan Al-Quran?

Hadits berisi perkataan, perbuatan, atau persetujuan dari Nabi Muhammad SAW sedangkan Al-Quran merupakan kitab suci umat Islam yang diturunkan langsung dari Allah SWT.

2. Bagaimana cara mengetahui keaslian hadits?

Keaslian hadits dapat diketahui melalui pengecekan terhadap isnad atau urutan perawi hadits yang menyampaikan hadits dari satu generasi ke generasi lainnya.

3. Apa saja manfaat dari membaca hadits?

Manfaat dari membaca hadits antara lain menjaga keutuhan ajaran Islam, memberikan pedoman hidup, dan memperkuat keimanan.

4. Apa itu hadits sahih?

Hadits sahih adalah hadits yang memenuhi kriteria sebagai hadits yang benar dan dapat dijadikan sebagai sumber hukum Islam yang sah.

5. Apa saja jenis-jenis hadits?

Jenis-jenis hadits antara lain sahih, hasan, dan dhaif.

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasihat profesional dalam hal keagamaan. Setiap tindakan yang Anda ambil berdasarkan informasi yang diberikan dalam artikel ini adalah tanggung jawab Anda sepenuhnya. Mohon selalu berkonsultasi dengan imam atau ulama terkemuka sebelum mengambil keputusan penting dalam kehidupan Anda.

Leave a Comment