Mengapa Kita Harus Bertawakal kepada Allah?

Sebagai umat muslim, tawakal kepada Allah merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan sehari-hari. Tawakal artinya berserah diri sepenuhnya kepada kehendak Allah dan mengikhlaskan segala urusan kita kepadaNya. Tawakal bukan berarti kita hanya mengandalkan doa dan berharap Allah akan memberikan segala yang kita inginkan tanpa usaha. Namun, tawakal juga harus disertai dengan usaha dan kerja keras. Sebab, tawakal sejatinya adalah sikap ikhlas dan pasrah yang membebaskan diri dari kecemasan dan kekhawatiran.

Apa itu Tawakal?

Tawakal adalah sebuah sikap dan keyakinan bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia, baik itu suka atau duka, baik atau buruk, sudah ada rencana dari Allah SWT. Sebagai seorang muslim, tawakal adalah salah satu bentuk penghambaan kita kepada Allah SWT. Dalam Al-Quran, tawakal diartikan sebagai bentuk ketaatan kita kepada Allah SWT.

Kenapa Harus Bertawakal kepada Allah?

Bertawakal kepada Allah SWT memiliki banyak manfaat, di antaranya:

1. Mengurangi Kecemasan dan Kekhawatiran

Salah satu manfaat bertawakal kepada Allah adalah dapat mengurangi kecemasan dan kekhawatiran yang kita rasakan. Dengan tawakal, kita percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita adalah kehendak Allah SWT. Meskipun terkadang kita mengalami kesulitan dan rintangan, kita yakin bahwa Allah akan memberikan jalan keluar dan solusi terbaik bagi kita.

2. Meningkatkan Keteguhan dan Kedewasaan

Bertawakal kepada Allah juga dapat meningkatkan keteguhan dan kedewasaan dalam menghadapi segala cobaan dan ujian dalam hidup. Ketika kita menghadapi kesulitan dan rintangan, kita tidak mudah putus asa dan tetap sabar karena kita yakin bahwa Allah akan memberikan jalan keluar yang terbaik untuk kita.

3. Memperbaiki Hubungan dengan Allah

Dengan bertawakal, kita semakin dekat dengan Allah, karena kita percaya sepenuhnya kepadaNya dan melepaskan segala urusan kita kepadaNya. Dengan sikap tawakal, kita semakin merendahkan diri di hadapan Allah dan semakin menyadari kebesaranNya. Dalam surat Ali Imran ayat 159, Allah SWT berfirman: “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepadaNya.”

Bagaimana Cara Bertawakal kepada Allah?

Bertawakal kepada Allah bukan berarti kita hanya duduk diam dan berdoa tanpa melakukan usaha. Tawakal harus disertai dengan usaha dan kerja keras. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk bertawakal kepada Allah:

1. Berusaha dengan Sungguh-sungguh

Kita tidak boleh hanya mengandalkan doa tanpa usaha. Kita harus berusaha semaksimal mungkin dalam mencapai tujuan kita. Namun, kita juga harus menyadari bahwa hasil akhir dari usaha kita bukanlah sepenuhnya dalam kendali kita. Oleh karena itu, kita harus mengikhlaskan segala urusan kita kepada Allah dan percaya sepenuhnya kepadaNya.

2. Selalu Berdoa dan Mengingat Allah

Selalu berdoa dan mengingat Allah adalah salah satu cara untuk memperkuat tawakal kita kepada Allah. Dengan berdoa, kita meminta bantuan dan pertolongan dari Allah dalam segala urusan kita. Dengan mengingat Allah, kita semakin menyadari kebesaranNya dan semakin merendahkan diri di hadapanNya.

3. Bersabar dan Tetap Optimis

Ketika menghadapi kesulitan dan rintangan, kita harus bersabar dan tetap optimis. Kita yakin bahwa Allah akan memberikan jalan keluar yang terbaik bagi kita. Kita juga harus belajar mengambil hikmah dari setiap ujian yang Allah berikan kepada kita.

4. Menerima Takdir Allah dengan Ikhlas

Kita harus menerima takdir Allah dengan ikhlas dan percaya bahwa segala urusan kita sudah diatur sebaik-baiknya oleh Allah. Kita harus melepaskan segala urusan kita kepadaNya dan mengikhlaskan segala yang kita miliki.

Jangan Lupa Berdoa

Sebagai muslim, doa adalah salah satu cara terbaik untuk memperkuat tawakal kita kepada Allah. Selalu berdoa dan memohon bantuan dan pertolongan dari Allah dalam segala urusan kita. Dengan berdoa, kita semakin dekat dengan Allah dan semakin merendahkan diri di hadapanNya.

Tawakal dalam Al-Quran

Dalam Al-Quran, tawakal dijelaskan sebagai bentuk penghambaan kita kepada Allah SWT. Berikut ini adalah beberapa ayat Al-Quran yang membahas tentang tawakal:

AyatTerjemahan
“Dan cukuplah Allah menjadi Penolongmu. Dia yang menjadikanmu turun dari perut ibumu, dan memberi kepadamu pendengaran, penglihatan, dan hati, agar kamu bersyukur.” (QS. An-Nisa: 4: 173)“And Allah sufficeth as Defender. Lo! whosoever hath Allah for his Defender, there is no foe for him. And ye have no defender or helper save Allah.”
“Dan di antara manusia ada orang-orang yang mengatakan: “Kami beriman kepada Allah dan hari akhirat,” padahal sesungguhnya mereka itu tidak beriman. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, sedang mereka tidak menipu melainkan diri mereka sendiri, tetapi mereka tidak menyadarinya.” (QS. Al-Baqarah: 2: 8-9)“And of mankind are some who say: We believe in Allah and the Last Day, when they believe not. They think to beguile Allah and those who believe, and they beguile none save themselves; but they perceive not.”
“Dan janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS. Ali Imran: 3: 139)“So grieve not for the unbelieving people.”

Kesimpulan

Tawakal kepada Allah merupakan sikap ikhlas dan pasrah yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Dengan tawakal, kita semakin dekat dengan Allah dan semakin merendahkan diri di hadapanNya. Namun, tawakal bukan berarti kita hanya mengandalkan doa tanpa usaha. Tawakal harus disertai dengan usaha dan kerja keras. Berusaha semaksimal mungkin dalam mencapai tujuan kita, dan mengikhlaskan segala urusan kita kepada Allah.

FAQs

1. Apa itu tawakal?

Tawakal adalah sebuah sikap dan keyakinan bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia, baik itu suka atau duka, sudah ada rencana dari Allah SWT. Sebagai seorang muslim, tawakal adalah salah satu bentuk penghambaan kita kepada Allah SWT.

2. Mengapa kita harus bertawakal kepada Allah?

Bertawakal kepada Allah memiliki banyak manfaat, di antaranya untuk mengurangi kecemasan dan kekhawatiran, meningkatkan keteguhan dan kedewasaan, dan memperbaiki hubungan dengan Allah.

3. Bagaimana cara bertawakal kepada Allah?

Bertawakal kepada Allah bukan berarti kita hanya duduk diam dan berdoa tanpa melakukan usaha. Tawakal harus disertai dengan usaha dan kerja keras. Berusaha semaksimal mungkin dalam mencapai tujuan kita, selalu berdoa dan mengingat Allah, bersabar dan tetap optimis, serta menerima takdir Allah dengan ikhlas.

4. Apa saja ayat-ayat Al-Quran yang membahas tentang tawakal?

Beberapa ayat Al-Quran yang membahas tentang tawakal antara lain: QS. An-Nisa: 4: 173, QS. Al-Baqarah: 2: 8-9, dan QS. Ali Imran: 3: 139.

5. Apa manfaat dari bertawakal kepada Allah?

Bertawakal kepada Allah memiliki banyak manfaat, di antaranya untuk mengurangi kecemasan dan kekhawatiran, meningkatkan keteguhan dan kedewasaan, dan memperbaiki hubungan dengan Allah.

Disclaimer

Artikel ini hanya sebagai informasi umum dan tidak dapat dijadikan sebagai pengganti nasihat medis, hukum, atau keagamaan yang diberikan oleh profesional terkait. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian atau dampak negatif yang mungkin timbul dari penggunaan informasi yang terdapat dalam artikel ini.

Leave a Comment