Hukum Shalat Jenazah Menurut Pandangan Islam

Shalat jenazah merupakan salah satu kewajiban dalam agama Islam. Namun, banyak yang masih bertanya-tanya tentang hukum shalat jenazah. Artikel ini akan membahas secara lengkap hukum shalat jenazah dalam pandangan agama Islam.

Pengertian Shalat Jenazah

Shalat jenazah merupakan salah satu ibadah yang harus dilakukan umat Islam setelah seseorang meninggal. Shalat jenazah dilakukan sebagai ungkapan simpati dan penghormatan kepada orang yang meninggal. Dalam shalat jenazah, kita memohon ampun dan rahmat dari Allah SWT untuk almarhum.

Kewajiban Shalat Jenazah

Shalat jenazah adalah kewajiban bagi setiap muslim. Hal ini berdasarkan hadis dari Rasulullah SAW. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang meninggal di antara kalian, maka hendaklah dia dishalati.” (HR. Bukhari-Muslim).

Waktu Pelaksanaan Shalat Jenazah

Shalat jenazah dilaksanakan setelah mayat disucikan dan dikafani. Pelaksanaan shalat jenazah harus dilakukan secepat mungkin setelah kematian, kecuali dalam beberapa situasi tertentu seperti pada saat waktu shalat masih berlangsung, pada waktu menjalankan shalat Jumat, dan pada waktu terjadinya gerhana matahari atau bulan.

Orang yang Wajib Menyelenggarakan Shalat Jenazah

Orang yang wajib menyelenggarakan shalat jenazah adalah orang yang paling dekat hubungannya dengan orang yang meninggal. Urutan prioritasnya adalah sebagai berikut:

  • Orang yang meninggal dalam keadaan solit, maka harus disalati oleh orang yang memandikan jenazah, jika tidak ada maka oleh orang yang mengafani, jika tidak ada maka oleh orang yang menguburkan.
  • Orang yang meninggal dalam keadaan berkeluarga, maka harus disalati oleh suaminya atau istrinya.
  • Orang yang meninggal dalam keadaan anak atau orang tua, maka harus disalati oleh anak atau orang tuanya.
  • Orang yang meninggal dalam keadaan kerabat, maka harus disalati oleh kerabatnya yang paling dekat.

Cara Melaksanakan Shalat Jenazah

Cara melaksanakan shalat jenazah adalah sebagai berikut:

1. Niat

Mahdhul Li Ajlihi, artinya niat untuk menunaikan shalat jenazah.

2. Takbiratul Ihram

Setelah niat, ucapkan takbiratul ihram dengan mengangkat kedua tangan sambil membaca Allahu Akbar.

3. Membaca Surat Al-Fatihah

Baca surat Al-Fatihah secara lirih atau dalam hati.

4. Membaca Doa Ibrahimiyyah

Setelah membaca surat Al-Fatihah, bacalah doa Ibrahimiyyah dengan lirih atau dalam hati.

5. Salam

Setelah doa Ibrahimiyyah dibaca, ucapkan salam ke kanan dan kiri dengan mengucapkan Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Hukum Shalat Jenazah

Menurut pandangan Islam, shalat jenazah adalah wajib dilaksanakan. Hal ini berdasarkan hadis di atas. Shalat jenazah juga merupakan tanda penghormatan terakhir kepada orang yang meninggal.

Pengganti Shalat Jenazah

Jika seseorang tidak bisa melaksanakan shalat jenazah karena alasan tertentu, maka bisa diwakilkan kepada seseorang untuk melaksanakannya. Namun, jika orang yang wajib menyelenggarakan shalat jenazah tidak melaksanakannya, maka akan mendapat dosa.

Dalil Hukum Shalat Jenazah

Adapun dalil hukum shalat jenazah adalah hadis Rasulullah SAW, “Barangsiapa yang meninggal di antara kalian, maka hendaklah dia dishalati.” (HR. Bukhari-Muslim) dan “Shalatlah kalian atas saudaramu, berilah dia penghormatan terakhir.” (HR. Abu Daud).

Kesalahan dalam Melaksanakan Shalat Jenazah

Terdapat beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam melaksanakan shalat jenazah, di antaranya:

  • Tidak mengucapkan niat sebelum melaksanakan shalat jenazah.
  • Tidak memperhatikan gerakan shalat yang sesuai dengan ajaran Islam.
  • Tidak membaca surat Al-Fatihah dan doa Ibrahimiyyah.
  • Tidak membaca salawat atas Nabi Muhammad SAW.

Keutamaan Shalat Jenazah

Shalat jenazah memiliki banyak keutamaan di antaranya:

  • Merupakan bentuk penghormatan terakhir kepada orang yang meninggal.
  • Menjadi pembuka pintu bagi almarhum untuk menuju surga.
  • Membantu menghilangkan dosa-dosa yang pernah dilakukan oleh almarhum.

FAQs

1. Apa itu shalat jenazah?

Shalat jenazah adalah salah satu ibadah yang harus dilakukan umat Islam setelah seseorang meninggal.

2. Siapa yang wajib menyelenggarakan shalat jenazah?

Orang yang wajib menyelenggarakan shalat jenazah adalah orang yang paling dekat hubungannya dengan orang yang meninggal.

3. Apa saja kesalahan dalam melaksanakan shalat jenazah?

Terdapat beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam melaksanakan shalat jenazah, di antaranya tidak mengucapkan niat, tidak memperhatikan gerakan shalat yang sesuai dengan ajaran Islam, tidak membaca surat Al-Fatihah dan doa Ibrahimiyyah, dan tidak membaca salawat atas Nabi Muhammad SAW.

4. Apa saja keutamaan shalat jenazah?

Shalat jenazah memiliki banyak keutamaan di antaranya sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada orang yang meninggal, menjadi pembuka pintu bagi almarhum untuk menuju surga, dan membantu menghilangkan dosa-dosa yang pernah dilakukan oleh almarhum.

5. Apa saja rukun shalat jenazah?

Rukun shalat jenazah adalah niat, takbiratul ihram, membaca surat Al-Fatihah, membaca doa Ibrahimiyyah, dan salam.

Kesimpulan

Shalat jenazah merupakan salah satu ibadah wajib dalam agama Islam. Shalat jenazah dilakukan sebagai ungkapan simpati dan penghormatan kepada orang yang meninggal. Pelaksanaan shalat jenazah harus dilakukan secepat mungkin, dan orang yang wajib menyelenggarakannya adalah orang yang paling dekat hubungannya dengan orang yang meninggal. Shalat jenazah memiliki banyak keutamaan, dan kesalahan dalam melaksanakannya harus dihindari.

Leave a Comment