Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Website

Daftar pustaka adalah bagian penting dalam sebuah tulisan ilmiah atau penelitian. Daftar pustaka berisi tentang sumber-sumber yang digunakan dalam penulisan sebuah tulisan. Saat ini, internet telah menjadi sumber informasi yang sangat penting. Oleh karena itu, banyak penulis yang menggunakan sumber dari website dalam penulisan tulisannya. Namun, penulisan daftar pustaka dari website memerlukan aturan yang berbeda dari penulisan daftar pustaka dari sumber cetak. Berikut ini adalah cara penulisan daftar pustaka dari website dengan benar.

Pengertian Daftar Pustaka

Daftar pustaka adalah bagian dari sebuah tulisan atau penelitian yang berisi tentang sumber-sumber yang digunakan dalam penulisan tulisan atau penelitian tersebut. Daftar pustaka berisi tentang judul buku, nama penulis, tahun terbit, penerbit dan tempat terbit.

Keuntungan Membuat Daftar Pustaka

Membuat daftar pustaka memiliki beberapa keuntungan, yaitu:

  • Mempermudah pembaca untuk mengetahui sumber-sumber yang digunakan dalam penulisan tulisan atau penelitian.
  • Menunjukkan kejujuran penulis dalam penggunaan sumber-sumber dalam penulisan tulisan atau penelitian.
  • Membantu pembaca untuk mengakses sumber-sumber yang digunakan dalam penulisan tulisan atau penelitian.

Persyaratan Penulisan Daftar Pustaka Dari Website

Penulisan daftar pustaka dari website memiliki persyaratan tertentu, yaitu:

  • Memiliki judul halaman web.
  • Memiliki nama penulis atau pembuat halaman web.
  • Memiliki nama website.
  • Memiliki alamat URL halaman web.
  • Memiliki tanggal akses.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka Dari Website

Berikut ini adalah contoh penulisan daftar pustaka dari website:

  • Supriyadi. (2021). Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Website. https://www.contoh.com/daftar-pustaka-website.html. Diakses pada 12 September 2021.

Cara Penulisan Daftar Pustaka Dari Website

Langkah 1: Mencari Sumber dari Website

Langkah pertama dalam penulisan daftar pustaka dari website adalah mencari sumber informasi dari website. Sumber informasi tersebut bisa berupa artikel, jurnal, atau dokumen lainnya. Pastikan sumber informasi yang dipilih memiliki kualitas yang baik dan relevan dengan topik tulisan atau penelitian.

Langkah 2: Menyimpan Informasi Sumber

Setelah menemukan sumber informasi yang akan digunakan, langkah selanjutnya adalah menyimpan informasi sumber tersebut. Informasi yang harus disimpan meliputi:

  • Judul halaman web
  • Nama penulis
  • Nama website
  • Alamat URL halaman web
  • Tanggal akses

Simpan informasi sumber tersebut dengan rapi agar mudah diolah saat menulis daftar pustaka.

Langkah 3: Menulis Daftar Pustaka

Setelah memilih sumber informasi dan menyimpan informasi sumber, langkah selanjutnya adalah menulis daftar pustaka. Daftar pustaka harus ditulis secara sistematis dan sesuai dengan aturan penulisan daftar pustaka yang berlaku.

Berikut ini adalah contoh penulisan daftar pustaka dari website:

Sub-Subheading 1: Judul Halaman Web

Nama Penulis. (Tahun terbit). Judul halaman web. Nama website. URL. Tanggal akses.

Contoh:

Supriyadi. (2021). Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Website. Contoh. https://www.contoh.com/daftar-pustaka-website.html. Diakses pada 12 September 2021.

Sub-Subheading 2: Nama Penulis atau Pembuat Halaman Web

Nama Penulis. (Tahun terbit). Judul halaman web. Nama website. URL. Tanggal akses.

Contoh:

Supriyadi. (2021). Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Website. Contoh. https://www.contoh.com/daftar-pustaka-website.html. Diakses pada 12 September 2021.

Sub-Subheading 3: Nama Website

Nama Penulis. (Tahun terbit). Judul halaman web. Nama website. URL. Tanggal akses.

Contoh:

Supriyadi. (2021). Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Website. Contoh. https://www.contoh.com/daftar-pustaka-website.html. Diakses pada 12 September 2021.

Sub-Subheading 4: Alamat URL Halaman Web

Nama Penulis. (Tahun terbit). Judul halaman web. Nama website. URL. Tanggal akses.

Contoh:

Supriyadi. (2021). Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Website. Contoh. https://www.contoh.com/daftar-pustaka-website.html. Diakses pada 12 September 2021.

Sub-Subheading 5: Tanggal Akses

Nama Penulis. (Tahun terbit). Judul halaman web. Nama website. URL. Tanggal akses.

Contoh:

Supriyadi. (2021). Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Website. Contoh. https://www.contoh.com/daftar-pustaka-website.html. Diakses pada 12 September 2021.

Kesimpulan

Penulisan daftar pustaka dari website memiliki persyaratan dan aturan yang berbeda dari penulisan daftar pustaka dari sumber cetak. Saat menulis daftar pustaka dari website, pastikan untuk mencari sumber informasi yang berkualitas dan relevan dengan topik tulisan atau penelitian. Simpan informasi sumber dengan rapi dan tulis daftar pustaka secara sistematis dan sesuai dengan aturan penulisan daftar pustaka yang berlaku.

FAQs

1. Apa itu daftar pustaka?

Daftar pustaka adalah bagian dari sebuah tulisan atau penelitian yang berisi tentang sumber-sumber yang digunakan dalam penulisan tulisan atau penelitian tersebut.

2. Apa saja persyaratan penulisan daftar pustaka dari website?

Persyaratan penulisan daftar pustaka dari website meliputi judul halaman web, nama penulis atau pembuat halaman web, nama website, alamat URL halaman web, dan tanggal akses.

3. Apa keuntungan membuat daftar pustaka?

Membuat daftar pustaka memiliki beberapa keuntungan, yaitu mempermudah pembaca untuk mengetahui sumber-sumber yang digunakan dalam penulisan tulisan atau penelitian, menunjukkan kejujuran penulis dalam penggunaan sumber-sumber dalam penulisan tulisan atau penelitian, dan membantu pembaca untuk mengakses sumber-sumber yang digunakan dalam penulisan tulisan atau penelitian.

4. Apa yang harus disimpan saat mencari sumber informasi untuk daftar pustaka dari website?

Informasi yang harus disimpan meliputi judul halaman web, nama penulis, nama website, alamat URL halaman web, dan tanggal akses.

5. Apa yang harus diperhatikan saat menulis daftar pustaka dari website?

Saat menulis daftar pustaka dari website, pastikan untuk mencari sumber informasi yang berkualitas dan relevan dengan topik tulisan atau penelitian, simpan informasi sumber dengan rapi, dan tulis daftar pustaka secara sistematis dan sesuai dengan aturan penulisan daftar pustaka yang berlaku.

Leave a Comment