Cara Menghitung Harga Jual Per Unit

Menentukan harga jual per unit adalah salah satu hal yang paling penting dalam mengembangkan bisnis. Dalam artikel ini, kami akan membahas cara menghitung harga jual per unit dengan tepat dan efektif.

Pendahuluan

Sebelum kita membahas cara menghitung harga jual per unit, pertama-tama kita harus memahami apa itu harga jual per unit. Harga jual per unit adalah harga produk atau layanan yang dijual per satuan. Sebagai contoh, jika Anda menjual pensil, maka harga jual per unit adalah harga pensil per satuannya.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Harga Jual Per Unit

1. Biaya Produksi

Biaya produksi adalah faktor utama yang harus dipertimbangkan dalam menentukan harga jual per unit. Biaya produksi harus mencakup biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya overhead, biaya transportasi, dll.

2. Persaingan

Persaingan adalah faktor lain yang penting dalam menentukan harga jual per unit. Jika pasar kompetitif, maka Anda harus mempertimbangkan harga produk pesaing Anda. Anda dapat menetapkan harga di bawah atau di atas harga pesaing Anda.

3. Tujuan Bisnis

Tujuan bisnis Anda juga harus dipertimbangkan saat menentukan harga jual per unit. Jika tujuan Anda adalah untuk memperoleh keuntungan maksimal, maka harga jual per unit harus dinaikkan. Jika tujuan Anda adalah untuk menjangkau lebih banyak pelanggan, maka harga per unit harus diturunkan.

4. Kualitas Produk

Kualitas produk juga harus dipertimbangkan saat menentukan harga jual per unit. Jika produk Anda memiliki kualitas yang lebih baik dari produk pesaing, maka Anda dapat menetapkan harga yang lebih tinggi. Jika kualitas produk Anda lebih rendah dari pesaing, maka harga jual per unit harus diturunkan.

Cara Menghitung Harga Jual Per Unit

1. Biaya Produksi Per Unit

Langkah pertama dalam menghitung harga jual per unit adalah menghitung biaya produksi per unit. Biaya produksi per unit didapatkan dengan membagi total biaya produksi dengan jumlah unit yang diproduksi.

Contohnya, jika total biaya produksi adalah Rp 100.000 dan jumlah unit yang diproduksi adalah 100 unit, maka biaya produksi per unit adalah Rp 1.000.

2. Mark Up

Setelah mengetahui biaya produksi per unit, langkah selanjutnya adalah menentukan mark up. Mark up adalah persentase tambahan yang ditambahkan ke biaya produksi untuk menentukan harga jual per unit.

Contohnya, jika biaya produksi per unit adalah Rp 1.000 dan Anda menetapkan mark up 20%, maka harga jual per unit adalah Rp 1.200.

Strategi Penetapan Harga

1. Penetapan Harga Berdasarkan Persaingan

Dalam strategi ini, Anda menetapkan harga produk Anda berdasarkan harga produk pesaing Anda. Anda dapat menetapkan harga yang sama, harga yang lebih rendah atau harga yang lebih tinggi dari pesaing Anda.

2. Penetapan Harga Berdasarkan Keuntungan

Dalam strategi ini, Anda menetapkan harga produk Anda berdasarkan keuntungan yang ingin Anda peroleh. Anda dapat menetapkan harga yang lebih tinggi untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar atau menetapkan harga yang lebih rendah untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.

Kesimpulan

Menentukan harga jual per unit bukanlah hal yang mudah. Ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan seperti biaya produksi, persaingan, tujuan bisnis dan kualitas produk. Dalam artikel ini, kami telah membahas cara menghitung harga jual per unit dan juga strategi penetapan harga yang dapat Anda gunakan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda dalam mengembangkan bisnis Anda.

FAQs

1. Apa itu harga jual per unit?

Harga jual per unit adalah harga produk atau layanan yang dijual per satuan.

2. Apa yang harus dipertimbangkan dalam menentukan harga jual per unit?

Beberapa faktor yang harus dipertimbangkan dalam menentukan harga jual per unit adalah biaya produksi, persaingan, tujuan bisnis dan kualitas produk.

3. Bagaimana cara menghitung harga jual per unit?

Cara menghitung harga jual per unit adalah dengan menghitung biaya produksi per unit dan menambahkan mark up.

4. Apa itu mark up?

Mark up adalah persentase tambahan yang ditambahkan ke biaya produksi untuk menentukan harga jual per unit.

5. Apa strategi penetapan harga yang dapat digunakan?

Ada dua strategi penetapan harga yang dapat digunakan yaitu penetapan harga berdasarkan persaingan dan penetapan harga berdasarkan keuntungan.

Leave a Comment