Cara Membuat Daftar Pustaka yang Benar

Daftar pustaka atau bibliography merupakan bagian penting dalam sebuah karya tulis ilmiah. Daftar pustaka digunakan untuk menunjukkan sumber rujukan dalam karya tulis ilmiah, seperti skripsi, tesis, maupun disertasi. Namun, seringkali banyak yang merasa kesulitan dalam membuat daftar pustaka yang benar. Oleh karena itu, dalam artikel ini akan dibahas cara membuat daftar pustaka yang benar.

Pengertian Daftar Pustaka

Daftar pustaka atau bibliography adalah kumpulan referensi yang digunakan sebagai sumber rujukan dalam karya tulis ilmiah. Referensi yang dimaksud bisa berupa buku, artikel jurnal, makalah seminar, atau sumber lainnya yang menjadi rujukan dalam karya tulis tersebut.

Manfaat Daftar Pustaka

Daftar pustaka memiliki beberapa manfaat, di antaranya:

  • Memudahkan pembaca untuk menemukan sumber rujukan yang digunakan dalam karya tulis ilmiah.
  • Memperkuat keabsahan dan kepercayaan pada karya tulis ilmiah yang ditulis.
  • Menunjukkan kualitas dan kuantitas sumber rujukan yang digunakan.

Aturan Penulisan Daftar Pustaka

Ada beberapa aturan penulisan daftar pustaka yang harus diperhatikan, di antaranya:

Bentuk Penulisan

Bentuk penulisan daftar pustaka bisa menggunakan sistem Harvard, sistem Vancouver, atau sistem lainnya. Namun, pada umumnya di Indonesia, penulisan daftar pustaka menggunakan sistem Harvard. Dalam sistem Harvard, penulisan daftar pustaka dilakukan berdasarkan urutan abjad nama penulis atau nama pengarang.

Penulisan Nama Pengarang

Penulisan nama pengarang dalam daftar pustaka harus sesuai dengan nama yang tercantum dalam sumber rujukan. Jika dalam sumber rujukan tersebut menggunakan singkatan nama pengarang, maka singkatan tersebut juga harus digunakan pada penulisan daftar pustaka.

Penulisan Judul Buku atau Artikel

Judul buku atau artikel harus ditulis dengan huruf kapital pada huruf pertama kata yang penting. Jika dalam judul terdapat kata-kata seperti “the”, “a”, “an”, maka kata tersebut tidak perlu ditulis dengan huruf kapital.

Penulisan Nama Jurnal atau Majalah

Penulisan nama jurnal atau majalah harus ditulis dengan huruf kapital pada huruf pertama kata yang penting. Jika nama jurnal atau majalah terdiri dari beberapa kata, maka kata-kata tersebut harus dihubungkan dengan tanda hubung (-).

Penulisan Tahun Terbit

Tahun terbit harus dituliskan dengan lengkap, misalnya 2021, bukan 21.

Penulisan Halaman

Penulisan halaman diawali dengan huruf h, lalu ditulis dengan huruf kecil. Misalnya, h. 21-24.

Cara Membuat Daftar Pustaka yang Benar

Berikut ini adalah cara membuat daftar pustaka yang benar:

1. Kumpulkan Sumber Rujukan

Langkah pertama dalam membuat daftar pustaka adalah dengan mengumpulkan sumber rujukan yang digunakan dalam karya tulis ilmiah. Pastikan sumber rujukan tersebut lengkap, seperti judul buku atau artikel, nama pengarang, nama jurnal atau majalah, tahun terbit, dan halaman.

2. Tentukan Sistem Penulisan

Setelah mengumpulkan sumber rujukan, tentukan sistem penulisan yang akan digunakan dalam daftar pustaka. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, di Indonesia umumnya menggunakan sistem Harvard.

3. Buat Daftar Pustaka dengan Urutan Abjad

Setelah menentukan sistem penulisan, buat daftar pustaka dengan urutan abjad nama pengarang atau nama pengarang pertama. Misalnya, jika ada tiga sumber rujukan dengan nama pengarang A, B, dan C, maka urutan dalam daftar pustaka adalah A, B, C.

4. Tuliskan Data Sumber Rujukan dengan Benar

Tuliskan data sumber rujukan dengan benar sesuai dengan aturan penulisan daftar pustaka. Jangan lupa untuk mengecek kembali data yang telah ditulis agar tidak terdapat kesalahan.

Contoh Daftar Pustaka

Berikut ini adalah contoh daftar pustaka yang menggunakan sistem Harvard:

  1. Budi, A. (2019). Pendidikan di Era Digital. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.
  2. Jaya, B. (2018). Pengembangan Sumber Daya Manusia di Era Global. Jurnal Manajemen, 7(2), 12-24.
  3. Setiawan, C. (2020). Kajian Pendidikan Multikultural. Makalah Seminar Nasional Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta.

Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Penulisan Daftar Pustaka

Berikut ini adalah kesalahan yang sering terjadi dalam penulisan daftar pustaka:

  • Tidak mencantumkan semua sumber rujukan dalam daftar pustaka.
  • Menuliskan nama pengarang dengan salah.
  • Menuliskan judul buku atau artikel dengan huruf kapital yang salah.
  • Tidak menuliskan tahun terbit dengan lengkap.
  • Menuliskan halaman dengan kurang lengkap.

Kesimpulan

Daftar pustaka merupakan bagian penting dalam karya tulis ilmiah yang digunakan untuk menunjukkan sumber rujukan yang digunakan. Ada beberapa aturan penulisan daftar pustaka yang harus diperhatikan, seperti sistem penulisan, penulisan nama pengarang, judul buku atau artikel, nama jurnal atau majalah, tahun terbit, dan halaman. Cara membuat daftar pustaka yang benar adalah dengan mengumpulkan sumber rujukan, menentukan sistem penulisan, membuat daftar pustaka dengan urutan abjad, dan menuliskan data sumber rujukan dengan benar. Jangan lupa untuk menghindari kesalahan yang sering terjadi dalam penulisan daftar pustaka.

FAQs

1. Apa itu daftar pustaka?

Daftar pustaka atau bibliography adalah kumpulan referensi yang digunakan sebagai sumber rujukan dalam karya tulis ilmiah.

2. Apa manfaat dari daftar pustaka?

Manfaat daftar pustaka antara lain memudahkan pembaca untuk menemukan sumber rujukan yang digunakan dalam karya tulis ilmiah, memperkuat keabsahan dan kepercayaan pada karya tulis ilmiah yang ditulis, serta menunjukkan kualitas dan kuantitas sumber rujukan yang digunakan.

3. Apa saja aturan penulisan daftar pustaka?

Aturan penulisan daftar pustaka antara lain sistem penulisan, penulisan nama pengarang, judul buku atau artikel, nama jurnal atau majalah, tahun terbit, dan halaman.

4. Bagaimana cara membuat daftar pustaka yang benar?

Cara membuat daftar pustaka yang benar adalah dengan mengumpulkan sumber rujukan, menentukan sistem penulisan, membuat daftar pustaka dengan urutan abjad, dan menuliskan data sumber rujukan dengan benar.

5. Apa saja kesalahan yang sering terjadi dalam penulisan daftar pustaka?

Kesalahan yang sering terjadi dalam penulisan daftar pustaka antara lain tidak mencantumkan semua sumber rujukan dalam daftar pustaka, menuliskan nama pengarang dengan salah, menuliskan judul buku atau artikel dengan huruf kapital yang salah, tidak menuliskan tahun terbit dengan lengkap, dan menuliskan halaman dengan kurang lengkap.

Leave a Comment