Cara Mengajukan Izin Tidak Masuk Kerja Melalui WhatsApp

Bekerja merupakan tanggung jawab yang harus dijalankan setiap hari. Namun, terkadang ada halangan yang membuat kita harus mengambil keputusan untuk tidak masuk kerja. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memberitahukan atasan adalah dengan mengajukan izin tidak masuk kerja melalui WhatsApp. Bagaimana caranya? Simak penjelasan berikut ini:

1. Persiapkan Pesan Izin

Sebelum mengirimkan pesan izin, pastikan pesan tersebut sudah menunjukkan tujuan dan alasan tidak bisa masuk kerja. Hal ini akan menjadi pertimbangan bagi atasan untuk memberikan izin atau tidak. Jangan lupa untuk menyampaikan permohonan maaf dan mengucapkan terima kasih.

Contoh Pesan Izin:

Permisi, Pak/Bu. Saya tidak bisa datang kerja hari ini karena sedang sakit. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Terima kasih.

2. Pilih Waktu yang Tepat

Setelah pesan izin sudah disiapkan, pastikan mengirimkannya pada waktu yang tepat. Jangan mengirimkan pesan pada saat-saat tertentu seperti jam makan siang atau malam hari, kecuali dalam keadaan darurat. Pilih waktu yang tepat seperti pagi hari sebelum jam kerja dimulai.

3. Kirim Pesan kepada Atasan Langsung

Untuk memastikan pesan izin terkirim dan diterima dengan baik, pastikan mengirimkan pesan izin ke atasan langsung. Jangan mengirimkan pesan izin ke grup kerja, kecuali diminta oleh atasan.

4. Gunakan Bahasa yang Sopan dan Jelas

Pastikan pesan yang dikirimkan menggunakan bahasa yang sopan dan jelas agar atasan tidak salah paham dan memberikan persetujuan. Hindari penggunaan bahasa kasar dan tidak sopan.

5. Tunggu Balasan dari Atasan

Setelah mengirimkan pesan izin, tunggu balasan dari atasan. Jangan langsung menganggap izin sudah diberikan jika belum mendapatkan balasan yang jelas dari atasan.

6. Ikuti Prosedur yang Berlaku

Terkadang perusahaan memiliki prosedur yang berbeda-beda dalam mengajukan izin tidak masuk kerja. Pastikan untuk mengikuti prosedur yang berlaku agar tidak terjadi kesalahan dan dianggap tidak menghargai peraturan perusahaan.

7. Berikan Bukti yang Jelas

Jika diperlukan oleh atasan, berikan bukti yang jelas seperti surat keterangan sakit dari dokter atau dokumen lainnya yang dapat mendukung alasan tidak masuk kerja.

8. Jangan Sering-sering Mengajukan Izin

Berlaku jujur dan bijaksana dalam mengajukan izin tidak masuk kerja. Jangan terlalu sering mengajukan izin karena dapat memberikan kesan tidak bertanggung jawab dan malas bekerja.

9. Komunikasi dengan Atasan

Tetap menjaga komunikasi dengan atasan dengan baik meskipun sedang tidak masuk kerja. Hal ini akan memberikan kesan profesional dan dapat mempererat hubungan antara atas bawah.

10. Berikan Keterangan Setelah Kembali Bekerja

Saat kembali bekerja, jangan lupa memberikan keterangan yang jelas mengenai alasan tidak masuk kerja. Hal ini akan memberikan informasi yang jelas dan dapat menjadi bahan evaluasi bagi atasan.

11. Tidak Memberikan Pengaruh Buruk pada Kinerja

Memberikan keterangan yang jelas dan benar mengenai alasan tidak masuk kerja dapat membantu menjaga reputasi dan kinerja yang baik di tempat kerja.

12. Bekerja dengan Sungguh-sungguh

Saat sudah kembali bekerja, pastikan untuk bekerja dengan sungguh-sungguh dan memprioritaskan tugas yang masih tertunda. Hal ini akan memberikan kesan baik dan meningkatkan profesionalisme di tempat kerja.

13. Tidak Membatalkan Izin yang Sudah Diberikan

Setelah mendapatkan izin dari atasan, jangan membatalkannya kecuali dalam keadaan darurat. Hal ini dapat memberikan kesan tidak bertanggung jawab dan mengganggu rencana kerja tim.

14. Bersikap Jujur dan Terbuka

Apabila terjadi perubahan atau sebelumnya tidak bisa memberikan keterangan yang jelas, bersikap jujur dan terbuka dengan atasan. Hal ini akan membantu menghindari kesalahpahaman dan dapat memberi kesempatan untuk mencari solusi bersama.

15. Memberikan Alternatif Solusi

Jika diperlukan, berikan alternatif solusi yang dapat membantu menyelesaikan tugas yang tertunda dan menghindari kerugian perusahaan. Hal tersebut dapat membantu meningkatkan rasa tanggung jawab dan kreativitas dalam berkerja.

16. Tidak Mengabaikan Tugas yang Sudah Diberikan

Saat mengajukan izin tidak masuk kerja, pastikan tidak mengabaikan tugas yang telah diberikan oleh atasan sebelumnya. Hal ini akan memberikan kesan buruk dan dapat berdampak pada kinerja di tempat kerja.

17. Menghindari Mengajukan Izin pada Hari Penting

Usahakan menghindari mengajukan izin pada hari-hari penting seperti hari libur nasional atau hari penting di perusahaan. Hal ini dapat mengganggu rencana kerja tim dan memberikan kesan tidak serius terhadap pekerjaan.

18. Menghargai Waktu Atasan

Setelah mengirimkan pesan izin, pastikan tidak memaksakan waktu balasan dari atasan. Memberikan waktu yang cukup dapat membantu atasan dalam mempertimbangkan keputusan dan memberikan persetujuan.

19. Menjaga Kehadiran di Tempat Kerja

Menjaga kehadiran di tempat kerja dapat membantu meningkatkan kinerja dan reputasi di tempat kerja. Jangan sering mengajukan izin tidak masuk kerja jika tidak benar-benar diperlukan.

20. Berterima Kasih atas Persetujuan

Setelah mendapatkan persetujuan dari atasan, jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih. Hal ini akan memberikan kesan baik dan dapat mempererat hubungan antara atas bawah.

Kesimpulan

Mengajukan izin tidak masuk kerja melalui WhatsApp memang menjadi salah satu cara yang mudah dan praktis. Namun, tetaplah berlaku jujur dan bijaksana dalam mengajukannya. Pastikan pesan izin sudah disiapkan dengan baik, mengikuti prosedur perusahaan, dan memberikan keterangan yang jelas. Jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih dan menjaga komunikasi dengan atasan dengan baik.

Frequently Asked Questions (FAQs)

1. Apakah mengajukan izin tidak masuk kerja melalui WhatsApp sudah umum dilakukan?

Mengajukan izin tidak masuk kerja melalui WhatsApp memang menjadi salah satu cara yang populer saat ini. Namun, tetaplah mengikuti prosedur yang berlaku di perusahaan dan komunikasikan dengan atasan secara langsung.

2. Apakah mengajukan izin melalui WhatsApp dapat menggantikan surat izin resmi?

Tergantung pada prosedur yang berlaku di perusahaan. Beberapa perusahaan memang mengizinkan pengajuan izin melalui WhatsApp sebagai pengganti surat izin resmi. Namun, pastikan untuk memastikan prosedur yang berlaku.

3. Apa yang harus dilakukan jika permohonan izin tidak disetujui oleh atasan?

Jangan langsung merasa kecewa dan bersikap profesional. Mintalah feedback dan saran dari atasan untuk meningkatkan kinerja dan menghindari kesalahan yang sama di masa depan.

4. Apakah sering mengajukan izin dapat mempengaruhi kinerja di tempat kerja?

Ya, sering mengajukan izin dapat memberikan kesan tidak bertanggung jawab dan malas bekerja. Usahakan mengajukan izin hanya jika diperlukan dan memberikan keterangan yang jelas kepada atasan.

5. Apakah komunikasi dengan atasan penting meskipun sedang tidak masuk kerja?

Ya, menjaga komunikasi dengan atasan dapat membantu menghindari kesalahpahaman dan mempererat hubungan antara atas bawah. Jangan hanya menghubungi atasan ketika sedang membutuhkan izin atau dalam kondisi darurat.

Leave a Comment