Bagaimana Cara Menyajikan Laporan Hasil Wawancara Secara Lisan

Wawancara adalah suatu kegiatan yang biasa dilakukan untuk mengumpulkan informasi dari sumber yang dianggap tepat. Hasil dari wawancara tersebut kemudian harus disajikan dalam bentuk laporan untuk mempermudah pemahaman. Ada beberapa cara untuk menyajikan laporan hasil wawancara, salah satunya adalah secara lisan. Berikut adalah beberapa tips cara menyajikan laporan hasil wawancara secara lisan.

1. Siapkan Catatan Penting dari Wawancara

Sebelum menyajikan laporan hasil wawancara secara lisan, pastikan terlebih dahulu bahwa Anda telah membuat catatan penting dari wawancara tersebut. Anda bisa menuliskan poin-poin penting pada kertas atau aplikasi catatan di smartphone Anda agar lebih mudah disampaikan saat menyajikan hasil wawancara secara lisan.

2. Jangan Terlalu Panjang Berbicara

Saat menyajikan laporan hasil wawancara secara lisan, pastikan agar tidak terlalu panjang berbicara. Hal ini dikarenakan pendengar akan cepat bosan dan sulit memahami informasi yang disampaikan. Sebaiknya singkat dan padat dalam penyampaian informasi.

3. Gunakan Bahasa yang Mudah Dipahami

Selain itu, pastikan penggunaan bahasa yang mudah dipahami oleh pendengar. Hindari menggunakan bahasa yang terlalu rumit atau khusus yang sulit dipahami oleh orang awam.

4. Sampaikan Informasi yang Relevan

Selanjutnya, pastikan bahwa informasi yang disampaikan adalah informasi yang relevan dengan topik wawancara. Jangan menyampaikan informasi yang tidak penting karena akan membuat pendengar kebingungan dan sulit memahami apa yang disampaikan.

5. Gunakan Alur Penyampaian yang Jelas

Pastikan juga bahwa alur penyampaian informasi yang Anda gunakan jelas dan mudah dipahami oleh pendengar. Gunakan alur yang terstruktur dengan baik agar pendengar dapat mengikuti informasi yang disampaikan dengan mudah.

6. Sampaikan Kesimpulan dari Wawancara

Setelah menyampaikan informasi yang relevan, pastikan Anda juga menyampaikan kesimpulan dari wawancara tersebut. Hal ini akan membantu pendengar untuk memahami secara keseluruhan tentang topik wawancara.

7. Berikan Contoh untuk Memperjelas Informasi

Jika perlu, berikan contoh untuk memperjelas informasi yang disampaikan. Contoh tersebut bisa berupa ulasan singkat atau gambaran visual agar pendengar lebih mudah memahami informasi yang disampaikan.

8. Hindari Menyampaikan Pendapat Pribadi

Sebaiknya hindari menyampaikan pendapat pribadi saat menyajikan laporan hasil wawancara secara lisan. Hal ini dikarenakan pendapat pribadi bisa mempengaruhi pemahaman pendengar terhadap informasi yang disampaikan.

9. Gunakan Referensi yang Akurat

Pastikan bahwa referensi yang Anda gunakan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Hindari menggunakan informasi yang tidak valid atau tidak terpercaya karena hal ini bisa merugikan pendengar.

10. Berikan Kesempatan untuk Bertanya

Setelah menyajikan informasi, berikan kesempatan kepada pendengar untuk bertanya. Hal ini akan membantu memastikan bahwa pendengar telah memahami informasi yang disampaikan secara benar.

11. Gunakan Teknik Presentasi yang Baik

Untuk menyampaikan informasi secara lisan, pastikan Anda menggunakan teknik presentasi yang baik. Hal ini akan memperkuat penyampaian informasi sehingga pendengar lebih mudah memahami informasi yang disampaikan.

12. Gunakan Bahasa Tubuh yang Tepat

Selain teknik presentasi, pastikan juga penggunaan bahasa tubuh yang tepat. Hal ini akan membantu Anda untuk menyampaikan informasi dengan lebih baik dan memperkuat kesan yang Anda sampaikan.

13. Hindari Pengelompokan Informasi yang Terlalu Banyak

Sebaiknya hindari pengelompokan informasi yang terlalu banyak. Hal ini akan membuat pendengar kebingungan dan sulit memahami informasi yang disampaikan.

14. Sampaikan Informasi dengan Bahasa yang Sopan dan Tegas

Pastikan bahwa Anda menggunakan bahasa yang sopan dan tegas saat menyampaikan informasi. Hal ini akan membuat pendengar merasa nyaman dan lebih mudah memahami informasi yang disampaikan.

15. Gunakan Kiasan atau Metafora untuk Memperjelas Informasi

Jika perlu, gunakan kiasan atau metafora untuk memperjelas informasi yang disampaikan. Hal ini akan membuat pendengar lebih mudah memahami informasi yang disampaikan.

16. Jangan Terlalu Cepat atau Terlalu Lambat dalam Penyampaian Informasi

Selain itu, pastikan Anda tidak terlalu cepat atau terlalu lambat dalam penyampaian informasi. Hal ini akan membuat pendengar kesulitan untuk mengikuti informasi yang disampaikan.

17. Hindari Pengulangan Informasi yang Sama

Hindari pengulangan informasi yang sama secara berulang-ulang. Hal ini akan membuat pendengar bosan dan sulit memahami informasi yang disampaikan.

18. Gunakan Media Pendukung untuk Memperjelas Informasi

Jika perlu, gunakan media pendukung seperti gambar atau grafik untuk memperjelas informasi yang disampaikan. Media pendukung ini akan membuat informasi lebih mudah dipahami oleh pendengar.

19. Beri Penekanan pada Informasi Penting

Beri penekanan pada informasi penting yang ingin disampaikan. Hal ini akan membantu pendengar untuk lebih memahami informasi yang disampaikan serta mengingat informasi tersebut dengan lebih baik.

20. Lakukan Rekaman untuk Evaluasi

Terakhir, lakukan rekaman saat menyajikan laporan hasil wawancara secara lisan. Rekaman tersebut bisa digunakan untuk evaluasi dan perbaikan saat menyajikan informasi di lain waktu.

Kesimpulan

Menyajikan laporan hasil wawancara secara lisan membutuhkan persiapan dan penggunaan teknik presentasi yang baik. Pastikan informasi yang disampaikan relevan, mudah dipahami, dan menggunakan bahasa yang sopan dan tegas. Gunakan media pendukung jika diperlukan dan hindari pengulangan informasi yang sama secara berulang-ulang. Lakukan rekaman untuk evaluasi dan perbaikan di masa yang akan datang.

FAQs

1. Mengapa penting untuk membuat catatan penting dari wawancara sebelum menyajikan laporan secara lisan?

Membuat catatan penting dari wawancara sebelum menyajikan laporan secara lisan sangat penting untuk memudahkan Anda dalam menyampaikan informasi secara sistematis dan terstruktur. Dengan catatan penting, Anda juga dapat memastikan bahwa tidak ada informasi penting yang terlewatkan saat menyajikan laporan hasil wawancara secara lisan.

2. Apa yang harus dilakukan jika ada informasi yang tidak relevan dalam hasil wawancara?

Jika ada informasi yang tidak relevan dalam hasil wawancara, sebaiknya Anda tidak menyampaikannya. Informasi yang tidak relevan hanya akan membuat pendengar kebingungan dan sulit memahami informasi yang disampaikan.

3. Apakah saya perlu menggunakan bahasa yang formal saat menyajikan laporan hasil wawancara secara lisan?

Tidak harus menggunakan bahasa yang formal. Namun, pastikan bahwa bahasa yang Anda gunakan mudah dipahami dan sopan.

4. Bagaimana cara mengetahui apakah pendengar telah memahami informasi yang disampaikan secara benar?

Anda bisa mengetahui apakah pendengar telah memahami informasi dengan benar dengan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertanya. Hal ini akan membantu memastikan bahwa pendengar telah memahami informasi yang disampaikan dengan benar.

5. Apakah saya perlu menggunakan media pendukung saat menyajikan laporan hasil wawancara secara lisan?

Tidak selalu perlu. Penggunaan media pendukung hanya diperlukan jika informasi yang disampaikan sulit dipahami atau memerlukan gambaran visual untuk memperjelas informasi yang disampaikan.

Leave a Comment